/* Kotak Banner ===================== */ #Box-Banner-ads { margin: 0px; padding: 5px; text-align: center; } #Box-Banner-ads img { margin: 0px 8px 4px 0px; padding: 3px; text-align: center; border: 3px outset #c0c0c0; } #Box-Banner-ads img:hover { margin: 0px 8px 4px 0px; padding: 3px; text-align: center; border: 3px inset #333; }

Minggu, 24 Agustus 2014

Lavas Cafe Bali


Siang tadi gue ke lavas ke tempet makan deket kosan gue (jl.tukad batanghari, denpasar - bali),
tempetnya lumayan sih, tampak luar kayak tongkrongan anak muda gitu, di luarnya ada kursi kayu – kayuan dan di dalemnya ada kaya kursi-kursi berbaha kain mirip kasur2an gitu ( gue ribet jelasinnya), full music cafe nya, kebanyakan sih music reagee, jazz gajebo.
Gue kesana ama si ghost cowo gue (seperti biasa), sebenernya hari ini gue lembur sih, tapi karna cowo gue libur dan gue lembur kita nyari waktu buat jalan (pedih), gue jemput dia yang dari cuci mobil, ya sekalian biar gak lumutan nungguin mobilnya di cuci hahaha.
Di lavas bagus sih gue liatin di dinding – dindingannya full bertemakan coffee, quotas tentang coffe, beberapa lukisan bertemakan coffe dan gambar – gambar coffee dalam berbagaimacam media.
Gue liat menu nya, gue bingung kok makanannya kaya gitu sih, mending juga di warung ceret sana >.< gue fikir makanannya bakal beragam, iya sih beragam tapi piliannya gak ada, terpaksa gue pesen lavas coco (kalo ga salah), cowo gue sphagetty dan gue pesen juga sois- sosis apa gitu gue lupa, cowo gue duduk di luar, yang gue fikir it will be great kalo kita duduk di dalem aja si sebenernya (lebi enak selfinya kan ada lukisan-lukisan gitu).
Tapi cowo gue emang pemalesss!!!!! Huhhh dan gue harus puas duduk di luar dan misi selfie gue gagal, selfie gagal gue baca novel serial killer gue “left to die” (bair dikirain rajin) gue sok khidmat aja.
Selang beberapa lama cupcake gue dating (lavas coco)!!!! taraaaaaaaa, 
(lavas coco)

(lavas coco)
gue udah dengan muka mupegnya langsung ngambil sendok dengan penuh nafsu, dan pas gue ayunkan sendok ke cupcake yasaaalaaam ampuun keraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaassssssssssssss bangeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Gue ingetin aja sih ya (maaf pemilik lavas) kalo kalian emang niatnya kesana belum lapar-lapar banget pesen aja yang itu, tapi kalo kkalian ke sana dalam keadaanlapar, gue saranin JANGAN ! itu demi keamanan dan ketentraman kalian semata!
Menyusul sphagetty cowo gue,
lagi – lagi bentuknya kaya nya bagus, tapi pas gue cicipin sih biasa aja keasinan (mf pemilik lavas) tapi kalo kalian yang demen asin baguss tuhh.
Menyusul juga dengan sosis nya yang miri lumpia yang lagi-lagi (agaks asin), 
enak sih dikit tapi asinnya banyak >.<
Dan yang terakhir gue pesen coffee nya,
dan at least ENAK!enak aja sih
Dan gue sms temen gue si ninja ( gue ama si ninja uda berbagi hal sekecil apapun sih, hal sekecil apapun itu, mesti gak penting, kayak gue mimpi di kejar onta, kepala gue kejedot tembok, gue kentut sehari sekali dan banyak hal yang ga layak lainnya yang gue bagi ke dia ) dan gue kali ini curcol tentang makanan nya yang ga enak dan minumannya lumayan, dia emang meng iya kan, hmmm
Tau gitu kan gue pengen ke amor aja, ke café Italy deket kosan gue juga.
Kayak nya lebih oke tuh >.< (misi lain kali)
Tapi kata si ninja itu uda lumayan dengan harga segitu katanya...
hmm iya si coco lavas 22ribuan, sosis-sosiannya 28ribuan, minumannya 22ribuan dan sphagety nya 28ribuan. ya lumayan sih, gak terlalu mahal.
yuhuuuuu :)
Tapi asik juga sih lavas buat ke situ selfie dan mesen minum aja
Oh ya 1 lagi, disitu gak ada wifi, dan itu sangant membosankan !!!
( sori yang punya lavas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

leave here

Popular Posts