/* Kotak Banner ===================== */ #Box-Banner-ads { margin: 0px; padding: 5px; text-align: center; } #Box-Banner-ads img { margin: 0px 8px 4px 0px; padding: 3px; text-align: center; border: 3px outset #c0c0c0; } #Box-Banner-ads img:hover { margin: 0px 8px 4px 0px; padding: 3px; text-align: center; border: 3px inset #333; }

Minggu, 04 Agustus 2013

it's called a real broke up ever


Ada banyak hal yang ku telah alami di dunia ini, saat dimana ingin pergi ke suatu tempat bersama teman-teman dan menikmatinya, saat sedih tingkat dewa yang menggallu hingga tak henti-hentinya menitikkan air mata, saat dimana aku tenggelam dengan urusan kerja hingga aku tak sempat menikmati diriku sendiri, sedih senang dan di saat yang datar-datar saja terlewatkan dengan emosi yang sempurna sesuai dengan kejadiannya, begitu juga dengan percintaan, meski bagaimanapun dan dimanapun rasa bosan pada sang pacar, rasa dimana kita sangat mencintai dan saat dimana kita mulai bosan dan sangat jenuhpun pasti terjadi, tapi bukan artinya setelah kita mengikat janji berpacaran tak aakan ada rasa cinta saja? Pasti juga ada berbagai rasa disana^^.
Hal itu pula yang telah terjadi pada hubunganku saat ini dengan someone yang ku sebut panda, seorang yang hadir dengan indah di kehupanku, seorang yang membuat aku berani bermimpi di saat teriknya matahari, seorang yang dari nya aku belajar banyak hal, hal tertawa menangis, belajar cara, cara unik untuk berbohong dan cara terkeren untuk mati.
Hari-hari indah dan suram terjalani bersama, duniapun paham dan tak akan bertanya lagi, dimana panda pasti disitu cemara, detik-detik yang terlewatkan bersama sangat berharga, akupun mulai menyusun rencana indah untuk menjalani hidup berdua dimasa depan yang akan keren pada waktunya, oke  ini yang pertama seteleh berjuta jalinan yang ku lalui, kita sudah 1 tahun lebih dan apa salahnya untuk membuat rencana bersama.
Kitapun seakan punya pertalian bathin yang keren, ketika dimana aku akan sesak sekali dengan perasaan rindu yang menghujam, dia akan dating menemuiku, begitu pula ia, disaat perasaaan sangat kerinduan yang ia rasakan aku akan merasakan nya dengan sebaik mungkin, sungguh perasaan yang keren yang kini aku berumur 20 dan aku baru merasakannnya bagiku itu sangat…. Sangat… hingga tenggelam .
Tetapi entahhh…….Seseorang yang lumayan berpengaruh di hidupku, dan dia begitu saja berkata “aku sudah tak cinta lagi, jangan lagi ada disini dan tolong lupakan aku segera”.  Dan aku ? apa yang ku lakukan?, aku memohon dengan sekuat tenagaku, mengemis dengan tumpahan airmataku, meski cintaku pun sudah tak ada, tapi baginya perasaan tak cinta waktu it adalah perasaan yang sebenarnya, dan akan membawanya paha hal yang maha benar, dan dengan meninggalkanku, memutuskanku, dan membuangku adalah keharusan agar kesialan yang terjadi di kehidupan  nya yaaaaaaaang complicated ter cerahkan, aku meronta sebisaku memohon dia menarik semuanya dan berkata itu bohong, dia menghempasku menolehku dengan sangat jijik.
Ditengah ketidak berhargaanku aku berbisik dengan segenap kelelahan dan hatiku yang terdalam pun keluar  “aku kasihan dengan kehidupanmu yang menyedihakn hingga aku bertahan! Kau fikir semua ini aku mengemisss, aku yang selalu ada untuk mu itu adalah tulus? Semata-mata karena aku kasian dengan kehidupanmuu!! Dan betapa tak tau dirinya kau saat ini!, “fine!” kataku di atas darah yang bercecer dari mataku, ku fikir beberapa harga diriku telah terlepas oleh ke tak tauan dirinya, aku mulai memungut  beberapa titik darah ayng menetes di lantai kamarku yang malang, tempat dimana banyaknya kenangan yang  ada disini, yang dikelilingin dengan benda-benda yang merupakan aksesoris cinta bodoh yang merujung pada si bodoh yang menyebut diirinya jenius.
Well bukan aku yang kalah mesti aku mengalah, Tak maukah dia bersabar menanti alihan perasaannya akan ku? Tak sadarkah dia disaaat itu aku juga merasakan hal yang sama, di saat cinta sudah pudar karena masalah  hiudp yang bodoh dan dia tak ingin mencoba lagi sedikitpun? Aku berkata jujur “memangnya  aku juga mencintaimu sekarang? Perasaan kita juga sama? Tapi takkah kau mau menunggu beralihan itu pada kita? Kita telah punya pertalian batin, yang kau rasakan pasti akan selalu sama, tapi aku mau menunggu demi setahun kita panda” dengan air mata yang menderasss, tapi dia tak mau seditpun ,
Apakah dia tak memikikan sesuatu yang terlupakan jika dia tetap bersikukuh membenarkan perasaan bodoh yang hanya sementara?
Dan aku? Aku tetapkah aku gadis bodoh yang lemah, aku yang seperti ini menangisss sebisaku, memohon, dan mengemis dia jangan pergi, tapi sudahlah ! aku telah melakukannnya, oke! Tapi itu hanya sekali. Dan tak akan lagi.
Kini aku mencoba utuk hidup bodoh dengan air mata, tapi fine KINI SAJA !, setalah  ini, apapun yang akan terjadi aku tak mau menoleh kebelakang, aku akan segera di jemput oleh orang yang tuhan telah berikan untukkku.
Seseorang yang tentu tidak seperti dia lagi, seseorang yang kan lebih kuat menjalani  hidup, seseorang yang tidak akan meninggalkan ku dengan situasi yang mengenaskan, seeorang yang akan lebih bersabar bersamaku, mencintai kekuranganku, dan seeorang yang akan menjadi pendampingku.
Memangnya dia fikir dengan ini hidupnya akna seribu kali lebih baik? SALAH! Dengan melepasku, berari sama artinya dengan melepas nyawanya sendiri, dia akna segera mati dengan mengenaskan, mencoba sok hidup? Tidak akan bisa, sungguh tidak akan bisa,  memintaku lagi (nyawanya)? akan ku katakan dengan diam "mati saja kau"

Membahas tentang someone dari tuhan, kini mulai hadirrr, di sejuknya bulan ramadhan yang suci, berjalan di atas do'a-do's pedih yang terucap, bayangnya mulai ada di atas semua air mataku yang akan segera menenggelamkan dunia, di tengah aku yang hamper sesak bernafas di saat gurun yang siap melumat mayatku yang tak ter elakkan.
Someone said “ orang yang baik akan mendapatkan orang yang baik pula” saat ini aku akan berfokus untuk memperbaiki diriku, menyatukan puing-puing tubuhku yang tercecer dulu setelah aku terkumpul barulah aku siap di jemput oleh nya…..bukan siapapaun ! hanyalah dia….someone kiriman tuhan di bulan ramadhan ^^ (as soon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

leave here

Popular Posts