/* Kotak Banner ===================== */ #Box-Banner-ads { margin: 0px; padding: 5px; text-align: center; } #Box-Banner-ads img { margin: 0px 8px 4px 0px; padding: 3px; text-align: center; border: 3px outset #c0c0c0; } #Box-Banner-ads img:hover { margin: 0px 8px 4px 0px; padding: 3px; text-align: center; border: 3px inset #333; }

Jumat, 26 April 2013

bali...huphhhh


Ada banyak hal yang membuatku menjadi tak betah lagi di lombok, barusaja di loombok dan merasakan kebosanana yang lucu, selain pembahasan tentang, kerja dimana? kapan pulang? terus oh uda ga kuliah ya? gak kerja? grrrrrrr *oh tolong siapa saja lemparin tepung ke muke gue biar identitas gue tersamarkan,  di sini, daerah dimana aku dibesarkan dan dilahirkan, serta menetap, tempat orang tuaku dan semua orang yang ku kenal dan mengenalku, well aku orang sini dan semua keluargaku pun tak mempunyai keturunan ataupun darah keturunan dari luar, tapi entah mengapa saat ini, ketika aku wisuda dan memutuskan untuk sebentar saja ke lombok , aku yang beberapa hari disini dan telah bosan seperti memasuki dunia yang asing yang tak pernah ku jumpai sebelumnya, dan tak ingin ku singgahi karena aku telah mempunyai tempat yang menurutku nyaman dan kau berada disana.
Yah, aku memang orang lombok dan pulangnya ke lombok, tapi keadaan yang menimpaku kini aneh aku orang lombok yang merindukkan bali, di bali? Siapakah saudaraku disana, keluargakah? Pun tak ada hanya ada beberapa rekan dan teman saja, akupun tak lagi menjadi mahassiswa universitas udanyana sejak 23 maret lalu, ini diluar aku yang mempunyai pacar disana, laki-laki yang sangat mencintaiku dan sangat ku cintai pula dia berada dibali dengan keluarganya yang telah menganggapku bagian dari mereka, tapi bukan itu, ini magnet yang selalu menarikku tampa alasan, ini seperti bali sendiri there are something called a undentificatied magnet yang selalu memanggil gue untuk kembali pulang, yah as us know “pulang” itu identik dengan rumah, kampung halaman dan semua yang berhubugnan dengan asal, but meh? Seakan tertanam di hati gue, sekan gue adalah seorang yang asing, gue yang gak mengakuii tanah kelahiran gue yaitu lombok, but aint like that! Ini terjadi secara alami dan memang tak bisa ku bendung, dan lagi aku harus secara berat hati mengakuinya, ini memang ada dan masih membuatku herman.
Banyak hal yang membuatku harus kembali dan tinggal dibali, sebanyak alasan yang membuatku harus ku sadari kembali itu milik lombok, aku bingung dan kebingunganku pun bingung mengapa hal  ini harus ada di kebingunganku, finally i found am camfused with this shit huh >< gue amat-sangat merinduuuu bali, disana aku seperti menemukan diriku, bali seperti memberiku inilah aku, tetu bukan nya negativ yang semua orang umumnya membuat betah di bali, dengan segala gemerlap bali, ssisi gelap bali yang tak pernah akan ada habisnya di bbibir, yang membuat orang justru ingin bali karena itu, mendatangi bali karena hal itu, di aku justru tak pernah tau akan hal itu, tak pernah menyentuh dllnya.
Ketika menulis paragraf ke dua dari tulisan ini, sepertinya aku di titik rindu bali baliku, “baliku” ahirnya kata itu keluar juga dari alam sadarku yang  aamat sadar, sekarang  masi jam 1: 26 tapi aku yakin aku sadar, well, aku rinduuuu kosan ku yang ada di gang kuras wc tukad pekerisan, kangan aku yang selalu menjemur cucianku di penjemuran yang sengaja ku taruh disetengah depan pintuku agar au bisa markir depan kamarku, kangen ngobrol dengan sa kun ikan peliharaanku yang ku tinggalkan sendiri di kamar kosku sekarang, sudh makankah dia? , aku yang sebenarnya ngekos dengan tetangga yang lumayan lombok tapi aku tak pernah mau tau, selalu cuek dan tak pernah mau tau dengan mereka semua, aku yang selalu menjadwalkan weekend dengan panda, selalu menjadwalkan jalan dengan teman-teman setiap harinya, aku yang selalu berhijab kemanapun itu dibali, aku yang selalu menikmati makanan salad buatanku, kadang onigiri buatanku, dan mie somethime, main ke tempet sari, aku yang kadang kumpul ama anak formal dan menikatinya, aku yang .................aku yang..............aku yang...... and many thing i does there is magic and yall is never ever get here!!!, but am here dan aku merasa kebalikan.
Hari-hari yang bosan, dan setiap detik pecundang yang kurasakan begitu dalam DISINI , i dont know but....it’s real huh! >< semua membosankan! Seperti bukan aku , paadahal aku orang sini, lahir disiini, sekolah disini, dibesarkan disini, semua keluargaku disini, dan sekarang aku kembali disini dan aku malah merindukan bali yang bukan milikku.
Entahlah, aku tak tau ini alami, bukannya ku mau merasa aku tidak mengakui llombok kareana lebih rendah dari bali, tak maju dan dipenuhi dengan orang yang ber sdm lebih rendah dari orang bali, lebih maju dari bali dan semua lebih-lebih bali, bukan ! bukan karean itu, tapi akupun tak tau. Tetep akan ku usahakan untuk cepat kembali ke bali... i miss bali so bad ><


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

leave here

Popular Posts