gue pngen nge post tentang lombok ahhhh, as u know lombok di dalam bahasa indonesia berarti cabe, alias
pedas alias merah alisa rawit alias chili kalo di bahasa inggrisin. kapan hari gue pernah di panggil2 dengan sebutan “mb chili” loh ama tetangga kosan temen gue
gara2 pas kenalan temen gue bilang gue dari lombok, dari sanalah si tetangga
yang adalah bapak2 beranak satu jelek, gendut, kumel, kumanan, berperut buncit,
yang gue jamin tuh perut isinya dosa ama
cacing doang, okeh lanjuuut............... untung manggil masih mb chilli ada nuansa imutnya, yah gue jabanin deh asal dia gak manggil gue
cobek, gue timpuk juga dia pake anak cobek.
Lombok adalah sebuah pulau yang mungil, imut, manis, polos, sedikit
jorok, kadang suka pippis sembarangan, bolos juga kalo uda males ama guru di
sekolah, lah? Gak dong ! lu kate lombok anak sd ababil jaman sekarang ><
Lombok adalah tanah kelahiran gue saudara2, jadi kalo
gak ada lombok gue gak ada disini, nulis post buat blog gue, bisa aja si kalo seketika
gue dilahirkan ari pasangan beyonce ama jay z jadi gue di lahirkan di new york
dan terlahir dari seleb terkaya, gue akan menjadi terkenal banget, dan dunia
akan mendaulat gue sebagi anak terberuntung, jadi semua hidup gue gak akan
susah, gak akan ada susah duit tiap bulannya, tidak akan ada kos kuras wc,
kos2an kecoa, kos2an jalan ancur dan sejuta julukan yang diberikan kepaada
kediaman gue saat ini, kemana2 gue aakan di ikuti paparazi, gue akan belanja
menggunakan dolar dari atm yang gak ada limitnya, sehari2 gue di layanin ama
banyaknya pembokat gue, dan gue akan makan di resto manapun yang ue pengenin di
seluruh dunia,
Dalam amasalah mimpi gue gak akan susah2 lagi
bermimpi, nunggu kerja keras, doa, dan merencanakann semua mimpi gue sebelum
tereilisasi itu dengan menuulis tiap mimpi gue di microsof word beserta
dengan langkah2 gue menggapainya, misalnya unutk mengirit biaya sekalian
melestarikan budaya lombok, gue
berdasarkan file impian gue yang ada di ms word mengetakan di masa depan
gue akan membuat rumah dengan menggunaakan all about kayuuu ^^
Tapi gue sadar gue hanyalah addiniatii initan s, yang
di lahirkan oleh kedua orang tua yang berekonomi pas2an kkadang makan aja
sulit, gak pernah minum, mandi jarang dan terlantar. Tapi gue gak pe nyesel
dengan semua hal itu, bahkan gue ngeraasa gue beruntung, dan kalo ada yang
nyuruh gue ngegantiiin orang yang idup paling beruntung di dunia inipun gue gak
akan mau, jangankan jadi anak jaz z dan beyonce siapapun itu gue gak mau, iniah
gue inilah hiup gue, inilah yang gue harus jalanin, merdeka! inilah yang di gariskan tuhan ke gue. So what?
Gue uda makan kok hari ini, tadi juga gue abiss dari ripcurl autlet walauupun Cuma
ngeliatin harga sendal doang si, meskipunnya lagi bukan gue yang beli, teemen
gue, pengen dibeliiin nnitip beli gitu.. akakkakkaka it’s so pefrict ya^^ dan
lucu ^^
Lah? Kkok jadi ngelantur bodoo siii, okekk capcus jai
ginni Secara geografis, Pulau
Lombok dan Pulau Bali memang terpisah. Batasnya jelas. Selat Lombok, yang
membentang di sepanjang pesisir barat Pulau Lombok atau di pesisir timur Pulau
Bali, menghubungkan kedua pulau kecil di wilayah Nusa Tenggara ini. Tetapi,
dari sisi sejarah dan budaya, keduanya memiliki kedekatan khusus yang
menjadikan Lombok dan Bali seperti dua saudara sekandung. Bahkan, sampai muncul
istilah, di Lombok kita bisa menemukan Bali.
Kedekatan budaya Bali dan Lombok memang tidak dapat dipisahkan dengan sejarah kedua pulau bertetangga ini. Diawali dengan masuknya pengaruh paham Siwa-Buddha dari Pulau Jawa yang dibawa para migran dari kerajaan-kerajaan Jawa sekitar abad ke-5 dan ke-6 Masehi, sampai infiltrasi Kerajaan Hindu Majapahit yang mengenalkan ajaran Hindu-Buddha ke penjuru timur wilayah Nusantara pada abad ke-7 M.
Sejumlah penanda masih terlihat jelas hingga saat ini. Di sejumlah tempat di Pulau Lombok dan Bali terdapat nama-nama desa yang mengadopsi nama tempat di Jawa. Sebut saja, Kediri, Pajang, ataupun Mataram, yang kini menjadi nama ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Pendatang asal Bali yang bermigrasi ke Lombok pada zaman kerajaan itu memanggil penduduk Sasak dengan sebutan semeton, yang berarti saudara. Sebaliknya, terhadap warga Bali dan etnis non-Sasak lainnya, masyarakat Sasak memberikan panggilan hormat, batur, yang berarti sahabat. Batur Bali berarti sahabat dari Bali, Batur Jawa bermakna sahabat dari Jawa gitu sobat ^^
Kedekatan budaya Bali dan Lombok memang tidak dapat dipisahkan dengan sejarah kedua pulau bertetangga ini. Diawali dengan masuknya pengaruh paham Siwa-Buddha dari Pulau Jawa yang dibawa para migran dari kerajaan-kerajaan Jawa sekitar abad ke-5 dan ke-6 Masehi, sampai infiltrasi Kerajaan Hindu Majapahit yang mengenalkan ajaran Hindu-Buddha ke penjuru timur wilayah Nusantara pada abad ke-7 M.
Sejumlah penanda masih terlihat jelas hingga saat ini. Di sejumlah tempat di Pulau Lombok dan Bali terdapat nama-nama desa yang mengadopsi nama tempat di Jawa. Sebut saja, Kediri, Pajang, ataupun Mataram, yang kini menjadi nama ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Pendatang asal Bali yang bermigrasi ke Lombok pada zaman kerajaan itu memanggil penduduk Sasak dengan sebutan semeton, yang berarti saudara. Sebaliknya, terhadap warga Bali dan etnis non-Sasak lainnya, masyarakat Sasak memberikan panggilan hormat, batur, yang berarti sahabat. Batur Bali berarti sahabat dari Bali, Batur Jawa bermakna sahabat dari Jawa gitu sobat ^^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
leave here